Jokowi Ahok Hanya Boneka Prabowo

Jokohok

Jokohok

  1. Jokowi Ahok sdh terbukti hanya jadi bonekanya Prabowo subianto. Pasangan ini adalah ciptaan Prabowo.
  2. ketum PDIP megawati terpaksa setuju karena sdh ada komitment sebelumnya sgn Prabowo termasuk terkait dgn biaya kampanye pilpres 2009
  3. Taufil Kemas suami megawati sangat tidak setuju dgn Jokowi Ahok. Dia lebih suka mendukung Fauzi Bowo.
  4. Taufil Kemas suami megawati sangat tidak setuju dgn Jokowi Ahok. Dia lebih suka mendukung Fauzi Bowo.
  5. Alasan 3 : Taufik kemas melihat bahwa Jokowi Ahok ini hny jadi alat bagi Pabowo utk besarkan prabowo dan gerindra. PDIP tak dapat apa2
  6. Alasan 4 : Sebagai salah satu tokoh reformasi, Taufik Kemas tidak pernah suka pada Prabowo yg merupakan keluarga inti dari penguasa Orba
  7. Alasan 5 : Taufik Kemas melihat bhw Jokowi sbg kader PDIP nantinya akan lebih loyal dan hanya jadi boneka Prabowo cs.
  8. Pasangan Jokowi – Ahok ini merupakan pertarungan pra 2014 oleh Prabowo. Amibisinya yg ingin jadi presiden, bikin dia all out. Habis2an
  9. Dari muda prabowo sdh terkenal ambisius dalam mengejar jabatan. Dalam berbagai buku kesaksian para petinggi TNI AD jelas terungkap
  10. Salah q hambatan terbesar Prabowo utk bisa terpilih jd presiden adalah kasus HAM & kerusuhan Mei 1998 yg menimbulkan korban banyak
  11. Korban yg sbgn besar tewas, luka2 atau diperkosa itu mayoritas adalah etnis tionghoa. Ini menyebabkan Prabowo dimusuhi etnis tionghoa
  12. Rusaknya nama Prabowo di mata etnis tionghoa ini tdk semata2 menyebabkan hilangnya suara etnis tionghoa utk memilih Prabowo
  13. Yang paling dikhawatirkan Prabowo adalah kesulitannya meminta dukungan dana kampanye dan pemenangan pilpres dari konglomerat2 Tionghoa
  14. Sebab itu Prabowo harus melakukan manuver hebat utk memulihkan reputasi, mengeliminir dendam dan kebencian tionghoa pada dirinya
  15. Salah satu manuver yg dilakukan oleh prabowo adalah dgn memilih Ahok sbg Cawagub Jokowi.
  16. Rencana ini sebenarnya sdh disusun lama oleh Prabowo. Pencitraan Ahok direkayasa dgn sangat rapi dan jenius. Rakyat terkecoh
  17. Sosok Ahok yg sarat masalah tiba2 disulap bak malaikat dari surga. Counter isu pun disiapkan oleh timses prabowo
  18. Utk melindungi Ahok, jargon2 antipluralisme, antipembauran, SARA, antiperubahan dll dilancarkan pd siapa saja yg ga suka Ahok
  19. Siapa yg tdk terkecoh? Tidak terperdaya, tidak terbius dgn rekayasa pencitraan, pembentukan opini dan operasi intelejen tim prabowo?
  20. Terhadap Jokowi jg demikian. Semua data dan informasi faktual disembunyikan. Ditampilkanlah informasi palsu utk kemas pencitraan jokowi
  21. Namun, kecurigaan mulai muncul ketika Jokowi dan Ahok “terlihat sangat bersih dan lugu”. Penampilanya “begitu sempurna”.
  22. Ketika mulai diajukan pertanyaan2 kritis atau permintaan klarifikasi thdp sejumlah, jawaban yg diberikan terkesan mengelak. Menghindar.
  23. Kemudian terlihat bhw Jokowi Ahok ini sangat sensitif terhadap permintaan komitmen. Sepertinya mereka tdk bisa putuskan apa2
  24. Sekali dua kali, publik percaya dgn penampilan mereka atau jawaban ngeles mereka. Tapi lama kelamaan terungkap fakta yg sesungguhnya
  25.  Jokowi ingkar janji pada PKS. Janji utk bahas koalisi dibatalkan sepihak. Ada larangan dari Prabowo.
  26. Komitmen utk penuhi masa jabatan 5 thn dia tolak. Pemaparan program dia tolak. Alasannya sama : Mules mikirinnya !!
  27. Jawaban2 seperti itu selalu disampaikan Jokowi. Timbul pertanyaan, kita mau pilih pemimpin atau pilih boneka?
  28. Jokowi harusnya sadar bhw Jakarta bukan Solo. Jakarta ibukota negara, Solo kota kecil yg tdk masuk dlm 15 kota besar di Indonesia
  29. Mengurus Solo tidak sama dgn mengurus Jakarta yg multikompleks masalahnya, tinggi tuntutan rakyatnya, cepat denyut kehidupannya
  30. mengurus Jakarta yg 700 km2 beda dgn urus Solo yg 44 km2. Mengurus 10-12 juta warga Jakarya beda dgn urus 500.000 ribu warga Solo
  31. Mengelola 40 Triliun APBD, 28 Triliun PAD DKI beda dengan urus 600 M APBD dan 100 M PAD Solo
  32. Dengan penduduk yg hanya 500 ribu itu pun 22% atau 130.000 warga Solo masuk kategori miskin versi Pemkot Solo dan 13% versi BPS !
  33. Penipuan2 Jokowi pun mulai terbuka satu per satu. Jokowi pun akhirnya mengakui. Tapi tetap dgn kalimat2 plastis utk tutupi kegagalannya
  34. Yang belum diakui Jokowi secara jujur atau minimal dia bantah secara jantan adalah bhw Jokowi itu BUKANLAH Walikota terbaik
  35. Tetapi yg sgt memuakan adalah sikap Jokowi yg seolah2 mengamini gelar walikota terbaik itu dan mengambil manfaat dari info sesat itu
  36. Nominasi Jokowi sbg walikota terbaik di Mayor Foundation. Lembaga ini bukan lembaga bergengsi yg diakui reputasi/kredibilitasnya
  37. Lembaga ini adalah lembaga seperti indonesian Idol. Bahkan lebih ketat seleksi di Indonesian Indol daripada di Mayor Foundation
  38. Siapa saja boleh dan bisa ajukan nama nomiator sbg calon walikota terbaik versi Mayor Foundation ini. Kirimkan infonya dan akan dicatat
  39. Pemilihan atau penentuan pemenang juga hny didasarkan vote siapa saja yg memilih di situs mayor foundation. Sama seperti pooling2
  40. Penghargaan2 yg diraih Jokowi pun terasa semu. Prestasi pindahkan para pedagang yg dilakukannya setelah 54 kali pertemuan misalnya
  41. Prestasi seperti itu bahkan jauh lebih baik dilakukan walikota makassar yg pindahkan ratusan pedagang2 pantai Losari dlm 1 bulan saja
  42. Akibat penipuan2, pencitraan palsu, pemanfaatan isu2 tertentu untuk keuntungan pribadinya sendiri, simpati publik merosot drastic
  43. Semakin hari semakin diketahui bhw Jokowi Ahok ini tidak lebih baik dari kebanyakan pemimpin2 yg lain. Bahkan mungkin lebih buruk
  44. Pemimpin2 yg lain setidak2nya bukanlah boneka orang lain. Bukan jongos penjahat HAM dan eks penguasa orba yg jadi musuh No. 1 rakyat RI
  45. Jokowi Ahok hanyalah tools alias alat yg digunakan sekelompok orang utk meraih kekuasaan, sumber daya ekonomi, pengaruh dst
  46. Sekarang teserah rakyat Jakarta, mau pakai akal sehat atau terbius dgn pencitraan palsu dan kedok dari boneka Prabowo cs. Sekian. Tks
This entry was posted in Ahok, Jakarta, Jokowi, Pilkada DKI Jakarta, Prabowo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s